Lagi iseng baca buku la tahzan...buku lama tapi baru saya baca...sebenernya dari dulu dah baca tp belum sampai khatam....
bukunya lumayan bagus ... banyak cerita-cerita tentang kesedihan dan cobaan orang-orang terdahulu yang di ceritakan di buku ini. (kayaknya klo dibanding masalah saya sendiri ga ada apa-apanya deh...heheh)
Dalam buku ini setelah diceritakan sebuah kisah, penulisnya mengambil moral cerita dan pelajaran dari cerita tersebut, kemudian menambahkan kutipan ayat atau hadis atau hikmah lainnya dan memotivasi pembacanya untuk lebih semangat. Pas banget deh klo hati lagi "metal" (melow fatal) heheh... tp klo hatinya dah parah banget kayaknya susah deh walau pake buku ini...hehehe
Subbab yang menurut saya paling bagus adalah "Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi!'"
"Di antara perkara yang dapat melapangkan dada dan melenyapkan
awan kesedihan dan kesusahan adalah berjalan menjelajah negeri dan
membaca "buku penciptaan" yang terbuka lebar ini untuk menyaksikan
bagaimana pena-pena kekuasaan menuliskan tanda-tanda keindahan di atas
lembaran-lembaran kehidupan."
di subbab ini penulisnya mengingatkan kita kalau kita sedang dirundung banyak masalah, salah satu obat paling mujarab adalah dengan berjalan-jalan ke luar dari kamar kita....
keluar dari kekosaongan pikiran kita ... dan tidak berdiam diri di kamar dengan segala beban pikiran kita ...krn berdiam diri di kamar dengan pikiran kosong dan mendendam semua masalah adalah cara ampuh untuk "bunuh diri".
jadi ingat peristiwa isra miraj, ketika nabi dilanda 2 kesedihan yaitu pertama kehilangan pamanaya Abu Tholib dan kemudian Istri Pertamanya Siti Khadijah... kedua orang ini adalah yang paling banyak membantu dalam dakwah beliau dan selalu menemani dalam suka dan duka...maka wajar jika hal ini membuat nabi merasa duka yang teramat dalam... beruntung nabi orang pilihan...bukan seperti saya..heheh
ketika kesedihan yang sangat mendalam menimpa nabi ...allah langsung menghiburnya dengan jalan-jalan atau rekreasi atau refreshing atau wisata spiritual ke mesjid al aqsa kemudian melihat surga dan neraka dan kemudian bertemu allah swt di sidratul muntaha....subhannallah.
artinya berjalan-jalan atau berwisata adalah jalan terbaik untuk menghilangkan kesedihan yang melanda kita....
selain berwisata masih banyak lagi cara -cara mengatasi kesedihan yang diberikan dalam buku ini, cuma yah lagi-lagi balik ke hati kita masing-masing...klo masih bisa mengambil hikmah pasti buku ini bermanfaat banget...tp klo itu hati sudah hitam....yah kayaknya ini buku nggak mempan juga deh.... dan saya termasuk yang hitam itu....heheheh. Ah mudah-mudahan hitam itu bisa terkikis sedikit demi sedikit...amin amin ya robbal alamin.
yah pokoknya mah "La Tahzan Innallah ma Anna" lah. (jangan sedih Allah Bersama Kita)
juanda3no7-9jakpus10120 17:00pm
sumber gambar: disini
alhamdulillah sangat menarik..
BalasHapus